Metode Belajar Anak dan Cara Menemukannya
Ilustrasi. Sumber: Freepik.
Setiap anak memiliki gaya belajar yang berbeda. Menurut teori pendidikan modern (UNESCO Learning Styles Framework), mengenali metode belajar anak membantu guru dan orang tua menyusun pendekatan yang lebih efektif.
Beberapa metode belajar yang paling umum:
1. Metode Visual
Ilustrasi anak membaca buku. Sumber: Freepik.
Anak memahami materi melalui gambar, grafik, kartu, atau warna.
2. Metode Auditori
Ilustrasi belajar metode auiditori. Sumber: Freepik.
Anak belajar melalui diskusi dan penjelasan verbal.
3. Metode Kinestetik
Ilustrasi permainan sensorik Sumber: Freepik.
Anak belajar melalui aktivitas fisik atau permainan.
4. Metode Social/Interactive
Ilustrasi permainan card game dengan orang tua. Sumber: Freepik.
Anak lebih mudah memahami ketika bekerja dalam kelompok.
Untuk menemukan metode terbaik, guru dapat melakukan observasi sederhana selama aktivitas kelas, memberikan variasi aktivitas, lalu melihat mana yang membuat anak paling fokus dan antusias. Penilaian alternatif seperti journaling, diskusi, atau role-play juga dapat membantu memetakan gaya belajar.
Metode belajar tidak harus eksklusif—banyak anak memiliki kombinasi dua atau tiga gaya yang bekerja bersamaan. Yang paling penting adalah menyediakan media pembelajaran yang fleksibel dan interaktif.
Ilustrasi pembelajaran beberapa gaya belajar. Sumber: Freepik.
Otakartu menyediakan card game edukatif yang mengakomodasi berbagai metode belajar sekaligus: visual (kartu), kinestetik (bergerak saat bermain), auditori (diskusi), dan sosial (bermain kelompok). Dengan satu permainan, guru dapat menjangkau berbagai kebutuhan belajar anak sambil mengajarkan konsep SDG seperti food waste dan kebiasaan sehat.




